DEMAK – Kantin di lingkungan MI Miftahul Ulum, Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, terbakar pada Minggu (9/8/2026). Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan di belakang sekolah.
Akibat kejadian tersebut, bangunan kantin milik Habib Anwar (55) ludes terbakar. Api juga merusak bagian plafon dan sejumlah jendela bangunan sekolah.
Kapolsek Wonosalam, AKP Rusmanto, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika Habib yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kebun sekolah sedang membersihkan area sekolah sekitar pukul 09.00 WIB.
Sekitar pukul 10.00 WIB, Habib kemudian membakar sampah yang berada di belakang gedung sekolah.
“Pemilik membakar sampah yang terletak di belakang gedung sekolah,” kata Rusmanto.
Setelah membakar sampah, Habib meninggalkan lokasi dan pulang untuk sarapan. Tidak lama kemudian, seorang warga bernama Suyanto (40) menghubunginya untuk memberitahukan bahwa kantin miliknya telah terbakar.
Kantin Terbakar dan Api Merembet ke Sekolah
Mendapat kabar tersebut, Habib langsung kembali ke lokasi. Saat tiba, kondisi kantin sudah terbakar habis.
Api juga sempat mengenai bagian plafon serta jendela bangunan MI Miftahul Ulum.
Polisi menerima laporan mengenai kebakaran tersebut sekitar pukul 10.30 WIB. Ketika petugas tiba di lokasi, warga sudah berusaha memadamkan kobaran api.
Tiga unit kendaraan pemadam kebakaran Kabupaten Demak kemudian dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
“Di lokasi warga sudah ramai memadamkan api dan kemudian datang tiga unit kendaraan pemadam kebakaran Kabupaten Demak,” jelas Rusmanto.
Petugas bersama warga akhirnya berhasil mengendalikan api sekitar pukul 11.00 WIB.
Diduga Akibat Membakar Sampah
Dari hasil keterangan awal, polisi menduga kebakaran terjadi setelah api dari pembakaran sampah di belakang kantin menjalar ke bangunan.
Habib diketahui meninggalkan lokasi setelah membakar sampah karena hendak pulang untuk sarapan. Setelah itu, api diduga membesar dan merambat hingga membakar kantin.
“Penyebab kebakaran karena pemilik membakar sampah di belakang kantin, setelah membakar sampah, pemilik pulang untuk sarapan,” ujar Rusmanto.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, bangunan kantin mengalami kerusakan berat dan sejumlah bagian sekolah turut terdampak.
Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah
Polisi memperkirakan total kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp30 juta.
Kerugian tersebut meliputi bangunan dan barang-barang milik kantin serta kerusakan pada jendela dan plafon MI Miftahul Ulum.
“Kerugian materi kantin milik Habib Anwar dan jendela sekolah, dan plafon sekolah MI. Total kerugian kurang lebih Rp30 juta,” pungkas Rusmanto.











Leave a comment