BATANG, pantura.id – Warga Pantura yang belum punya BPJS sekalipun kini bisa periksa kesehatan gratis. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto tahun 2026 resmi bisa diakses di seluruh Puskesmas di Jawa Tengah, termasuk di wilayah Pantura.
Program ini tidak hanya untuk orang sakit. Justru untuk yang sehat agar bisa deteksi dini penyakit. Mulai dari bayi baru lahir, balita, remaja, dewasa, hingga lansia semua dapat jatah pemeriksaan gratis satu kali dalam setahun.
didukung Shopee
Kabar baiknya, layanan CKG di Jawa Tengah akan semakin lengkap. Sebanyak 884 Puskesmas di Jawa Tengah akan memperoleh alat diagnostik Tuberkulosis (TBC) modern mulai Oktober 2026. Artinya, warga yang ikut CKG nantinya bisa langsung skrining TBC tanpa harus dirujuk ke rumah sakit.
Lalu bagaimana cara daftarnya untuk warga di Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, dan Kendal?
Cara Daftar CKG Lewat HP
Pemerintah memudahkan pendaftaran lewat aplikasi SATUSEHAT Mobile. Tidak perlu antre dari subuh.
- Download aplikasi SATUSEHAT Mobile di Play Store atau App Store
- Login pakai NIK dan buat akun
- Di halaman utama, pilih menu “Cek Kesehatan Gratis”
- Masukkan tanggal lahir untuk cek tiket CKG kamu
- Pilih Puskesmas terdekat. Contoh di Pantura: Puskesmas Batang 1, Puskesmas Kajen Pekalongan, Puskesmas Comal Pemalang, Puskesmas Tegal Barat, atau Puskesmas Kendal 1
- Pilih tanggal dan jam kedatangan
- Datang ke Puskesmas bawa KTP atau Kartu Keluarga
Jika aplikasi error atau tidak punya HP, kamu tetap bisa daftar manual. Langsung datang ke loket pendaftaran Puskesmas dan bilang mau ikut Cek Kesehatan Gratis.
Apa Saja yang Diperiksa?
Pemeriksaan dibedakan berdasarkan usia:
1. Bayi Baru Lahir & Balita
Fokusnya deteksi stunting, kekurangan gizi, deteksi penyakit jantung bawaan, dan gangguan pendengaran. Data prevalensi stunting di Jawa Tengah pada triwulan II 2026 masih tercatat 9,93 persen. Penanganan stunting butuh kolaborasi gizi seimbang, sanitasi layak, dan edukasi masif.
2. Remaja (SD-SMA)
Pemeriksaan anemia terutama untuk remaja putri, kesehatan mata karena banyak main HP, kesehatan gigi, dan skrining kesehatan jiwa.
3. Dewasa Usia 18-59 Tahun
Ini yang paling lengkap: cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, lemak perut, deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim untuk wanita, serta kanker paru untuk perokok berat.
4. Lansia di Atas 60 Tahun
Selain cek darah, ada cek fungsi jantung, fungsi paru, deteksi kepikunan, dan kemampuan gerak agar tidak mudah jatuh.
Jadwal dan Kuota di Pantura
Berdasarkan pantauan pantura.id, kuota CKG di beberapa Puskesmas Pantura dibatasi 30 sampai 50 orang per hari agar pemeriksaan tetap teliti. Antrean paling ramai biasanya di hari Senin dan Sabtu.
Tips biar kebagian kuota:
Datanglah jam 07.30 pagi. Bawa fotokopi KTP. Puasa 8-10 jam sebelumnya jika kamu ingin cek gula darah dan kolesterol agar hasilnya akurat. Jika kamu punya riwayat penyakit, bawa obat yang sedang dikonsumsi.
Layanan Rujukan di Pantura Barat Semakin Kuat
Bagi warga yang hasil CKG-nya butuh tindak lanjut, tidak perlu jauh-jauh ke Semarang. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi baru saja meresmikan Rumah Sakit Harapan Sehat di Kota Tegal untuk memperkuat layanan kesehatan di Pantura Barat. Di RS tersebut bahkan sudah tersedia layanan Cath-lab jantung, satu-satunya di wilayah Pantura Barat.
Dengan adanya CKG dan penguatan rumah sakit rujukan, diharapkan warga Pantura bisa lebih peduli cek kesehatan sebelum sakit parah.











Leave a comment