Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi perhatian publik setelah melakukan kesalahan penyebutan saat berbicara dalam konferensi pers bersama Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.
Dalam kesempatan tersebut, Trump bermaksud menyebut Republik Islam Iran, namun justru mengucapkan istilah “Republik Islam Jepang”. Momen itu langsung menarik perhatian karena terjadi ketika ia sedang menjelaskan kemampuan sistem pertahanan Amerika Serikat menghadapi serangan rudal Iran beberapa waktu lalu.
Insiden tersebut berlangsung usai pertemuan kedua pemimpin di sela-sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO. Trump saat itu tengah menceritakan keberhasilan kapal induk Amerika Serikat dalam menghadapi rentetan rudal yang diluncurkan Iran.
Namun, alih-alih menyebut nama resmi Iran, Trump tanpa sengaja mengatakan bahwa rudal tersebut berasal dari “Republik Islam Jepang” sebelum melanjutkan pernyataannya.
Kesalahan ucap itu segera menjadi sorotan media internasional dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Banyak warganet menilai peristiwa tersebut sebagai salah satu kekeliruan verbal yang kembali dilakukan Trump saat tampil di hadapan publik.
Tak hanya itu, dalam konferensi pers yang sama, Trump juga sempat keliru menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai Presiden Rusia Vladimir Putin, meski Zelensky duduk tepat di sampingnya. Trump kemudian segera mengoreksi ucapannya dan melanjutkan konferensi pers.
Meski kesalahan tersebut berlangsung singkat, momen itu menjadi bahan pembicaraan luas karena terjadi dalam forum internasional yang dihadiri para pemimpin dunia.

Review Overview
Summary
Vestibulum viverra gravida fringilla. Suspendisse accumsan purus quis augue lobortis quis sagittis
The Pros
Colors Size StyleThe Cons
Expensive Duration quality- Design100%
- Speed80%
- Saving90%
- Features90%











Leave a comment