Weleri, Kendal – Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Dusun Carangsari, Desa Sumberagung, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, pada Minggu (19/7/2026) petang. Akibat kejadian tersebut, empat rumah warga terdampak, dengan dua rumah mengalami kerusakan berat hingga hampir rata dengan tanah, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Dua Rumah Hangus, Dua Lainnya Terdampak
Kapolsek Weleri, AKP Yulianto, menjelaskan bahwa rumah yang mengalami kerusakan paling parah merupakan milik Sarpan dan Sri Ningsih. Sementara rumah milik Rusman serta Misbachul Munir hanya mengalami kerusakan ringan akibat paparan panas dan percikan api.
Sesaat setelah menerima laporan dari warga, petugas Pemadam Kebakaran Weleri langsung menuju lokasi. Armada tambahan dari Damkar Ringinarum juga diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman.
Berkat kerja sama petugas dan masyarakat sekitar, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke rumah-rumah lain di lingkungan yang cukup padat.
“Respons cepat warga yang segera melapor serta upaya pemadaman dari petugas berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain,” ujar AKP Yulianto.
Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
Hasil penyelidikan awal di lokasi kejadian menunjukkan bahwa kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik di rumah milik Sarpan.
Saat kejadian sekitar pukul 18.00 WIB, rumah dalam kondisi kosong karena pemilik sedang menunaikan ibadah di mushala.
Warga pertama kali mengetahui insiden tersebut setelah melihat kepulan asap hitam keluar dari bagian atap rumah. Setelah pintu berhasil dibuka, api diketahui telah membakar bagian rangka atap berbahan kayu.
Material bangunan yang mudah terbakar membuat kobaran api cepat membesar dan merembet ke rumah di sebelahnya sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas.
Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran ini. Namun, kerusakan bangunan dan barang-barang milik warga menyebabkan total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mengurangi risiko kebakaran akibat korsleting listrik.
Please wait while you are redirected...or Click Here if you do not want to wait.
Leave a comment