Nasional

Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi Kehilangan Rumah dan SK PPPK Anak, 55 Rumah Ludes Terbakar

Share
Share

SUkabumi-Kebakaran hebat melanda kawasan Kasepuhan Adat Ciptamulya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu siang (25/7/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 55 rumah warga beserta sejumlah lumbung padi, memaksa banyak keluarga mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga.

Salah satu korban, Dede, mengaku hanya memiliki waktu beberapa menit untuk menyelamatkan keluarganya setelah api tiba-tiba membesar dari area MCK. Dalam waktu sekitar 15 menit, rumah beserta seluruh harta bendanya habis dilalap api.

Selain kehilangan tempat tinggal, berbagai dokumen penting seperti SK PPPK, ijazah, hingga perhiasan juga tidak sempat diselamatkan sehingga ikut musnah terbakar.

Ketua Adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah E. Suhendri Wijaya (Abah Hendrik), mengatakan rumah adat atau Imah Gede juga ikut hangus saat dirinya sedang berada di rumah saudaranya. Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di area MCK yang kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan lain.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kini warga masih melakukan pendataan kerugian sambil menunggu bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mengungkap dugaan penyebab kebakaran yang melanda kawasan Kasepuhan Adat Ciptamulya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan hasil pendataan sementara, sedikitnya 55 unit rumah hangus dilalap api, sementara jumlah leuit atau lumbung padi yang terdampak masih dalam proses pendataan.

Ketua Adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah Hendrik, menyampaikan bahwa selain rumah warga, sejumlah lumbung penyimpanan padi juga ikut terbakar. Namun hingga kini petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerusakan yang terjadi.

BPBD Kabupaten Sukabumi memperkirakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Dugaan sementara, api pertama kali muncul dari area Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang berada di lingkungan kasepuhan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh beberapa anak yang sedang berada di sekitar lokasi. Mereka melihat percikan api dan langsung berteriak meminta pertolongan sehingga warga bergegas menuju sumber kebakaran. Menurut keterangan BPBD, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting instalasi listrik, meski penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Suasana pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi Undang-Undang di Ruang Rapat Paripurna DPR RI Senayan
Nasional

TOK! DPR Resmi Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Jadi Undang-Undang

JAKARTA, pantura.id - Palu akhirnya diketok. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia [DPR...

Ilustrasi temuan Ombudsman klaster mewah di Lapas Cibinong dengan fasilitas vila, kolam, gym, simulator golf dan mobil mewah
Nasional

TERBONGKAR! Ombudsman Temukan Klaster Mewah dengan Fasilitas Golf & Mobil Mewah di Lapas Cibinong

Bogor - Ombudsman Republik Indonesia mengungkap adanya dugaan fasilitas eksklusif bagi narapidana...

prabowo membentuk tim khusus ptn gratis
Nasional

Prabowo Bentuk Tim Khusus Hitung Anggaran PTN Gratis, Dipimpin Pratikno

JAKARTA, Pantura.id - Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah serius untuk mewujudkan program...

evakuasi-korban-kapal-oleh-basarnas
Nasional

Penemuan 2 Jasad Diduga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Pantai Seruyan Kalteng

SERUYAN, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah yang diduga...