SEMARANG – Kebakaran melanda Blok G Rusunawa Kudu, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, pada Sabtu (25/7/2026) pagi. Insiden tersebut memicu kepanikan penghuni setelah asap tebal membumbung dari beberapa lantai bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mengerahkan tiga armada untuk memadamkan kobaran api. Proses pemadaman dilakukan hingga ke lantai atas karena api dan asap menyebar melalui jalur pembuangan sampah yang menghubungkan setiap lantai.
Seorang warga menyebut proses pemadaman dilakukan secara bertahap dari lantai dua hingga lantai lima. Sementara itu, penghuni lain mengaku sempat mencium bau kabel terbakar sebelum melihat kobaran api berasal dari area tempat pembuangan sampah di lantai dasar.
Kepanikan terjadi ketika asap mulai memenuhi bangunan. Warga bergegas turun menyelamatkan diri sambil meminta bantuan penghuni lain. Dalam situasi darurat tersebut, warga juga mengungkapkan bahwa alat pemadam api ringan (APAR) di Blok G diduga tidak dapat digunakan sehingga mereka mencari APAR dari blok lainnya.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kudu, Aipda Sutikno, menduga sumber api berasal dari tumpukan sampah di lantai satu. Karena saluran pembuangan sampah tersambung hingga ke lantai atas, asap dan panas dengan cepat menjalar ke beberapa lantai.
Meski menyebabkan kerusakan pada bagian jendela dan plafon bangunan, api dilaporkan tidak merambat ke unit hunian warga. Hingga proses pemadaman selesai, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka.
Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penelusuran oleh pihak terkait, sementara petugas memastikan kondisi bangunan telah aman setelah api berhasil dipadamkan.
Please wait while you are redirected...or Click Here if you do not want to wait.
Leave a comment